Institusion
Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang
Author
Zahrah, Septika
Prasetyowati, Prasetyowati
Yuliawati, Yuliawati
Subject
Q Science (General)
Datestamp
2020-04-29 05:41:53
Abstract :
Berat bayi lahir rendah (BBLR) merupakan faktor utama peningkatan mortalitas dan morbiditas pada neonatus, bayi yang memberikan dampak jangka panjang terhadap kehidupan di masa depan. Tujuan: Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara paritas, ketuban pecah dini dan hipertensi dengan BBLR di RS Mardi Waluyo Metro Tahun 2016. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 302 bayi baru lahir yang diambil dengan teknik quota sampling. Variabel independen penelitian meliputi paritas, ketuban pecah dini dan hipertensi, sedangkan variabel dependen, yaitu bayi baru lahir rendah. Analisis bivariat menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan prevalensi BBLR 25,5% dari 302 bayi dan terdapat hubungan BBLR dengan paritas (p=0,024), ketuban pecah dini (p=0,010) dan hipertensi (p=0,000). Simpulan: Simpulan penelitian ini adalah faktor paritas, ketuban pecah dini dan hipertensi meningkatkan prevalensi BBLR.