DETAIL DOCUMENT
STUDI LITERATUR: FAKTOR–FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang
Author
Agustin, Juwita
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2021-02-24 07:46:27 
Abstract :
Salah satu faktor penyebab kematian neonatal adalah berat badan lahir rendah. Definisi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) menurut WHO (World Health Organization) adalah berat badan saat lahir kurang dari 2500 gram. Menurut WHO prevalensi BBLR lebih dari 15,5% dari kelahiran bayi setiap tahunnya, sehingga Indonesia berada pada peringkat 9 angka kejadian BBLR tertinggi di dunia. Penyebab kematian bayi perinatal Provinsi Lampung Tahun 2016 disebabkan karena BBLR sebesar 38,90% dan kematian neonatal terbesar disebabkan BBLR sebesar 31,88%. Prevalensi BBLR di Provinsi Lampung tahun 2015 sebanyak 2,49%. Penyebab BBLR antara lain faktor ibu, faktor janin dan faktor lingkungan. Faktor ibu contohnya usia ibu, usia kehamilan dan preeklampsia. Faktor janin contohnya kehamilan ganda. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian bayi BBLR berdasarkan review jurnal yang relevan dengan judul penelitian, dimana untuk mengetahui hubungan faktor usia ibu, usia kehamilan, preeklampia dan kehamilan ganda dengan kejadian BBLR. Metode penelitian ini menggunakan desain studi literatur. Penelitian ini terdiri dari 12 artikel (nasional dan internasional) tahun 2013-2020. Pencarian literatur melalui database Google Schoolar, Mendeley dan PubMED. Variabel independent dari penelitian berupa usia ibu,usia kehamilan, preeklampsia dan kehamilan ganda. Sedangkan, variabel dependent penelitian ini adalah BBLR. Hasil penelitian yang diperoleh dari analisis 12 penelitian terdahulu yang digunakan mulai dari terlama tahun 2013 hingga yang terbaru tahun 2020, menunjukkan bahwa terdapat 5 penelitian adanya hubungan antara usia ibu dengan kejadian BBLR serta masing-masing 4 penelitian menunjukkan adanya hubungan antara usia kehamilan, preeklampsia dan kehamilan ganda dengan BBLR. Simpulan dari studi literatur ini yaitu terdapat hubungan antara usia ibu, usia kehamilan, preeklampsia dan kehamilan ganda dengan kejadian BBLR. Upaya yang dapat dilakukan yaitu memberikan penyuluhan dan pemeriksaan kehamilan secara intensif untuk perencanaan dan pelaksanaan penanganan mencegah tejadinya kelahiran dengan bayi BBLR. Kata Kunci : BBLR, usia ibu, usia kehamilan, Preeklampsia, kehamilan ganda Daftar Bacaan : 46 (2002 - 2020) 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang