DETAIL DOCUMENT
Gambaran Asupan Dan Aktifitas Fisik Penderita Obesitas Sentral Pada Anggota Polsek Kedaton Bandar Lampung Tahun 2019
Total View This Week2
Institusion
Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang
Author
Karbi, Ika Mardina
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2019-11-20 03:57:38 
Abstract :
Obesitas merupakan masalah kesehatan yang kompleks dan bersifat multifaktorial. Faktor utama munculnya obesitas yaitu faktor genetik, perilaku, dan lingkungan baik lingkungan fisik, biologis dan sosial. Prevalensi obesitas sentral pada umur ≥15 tahun berdasarkan hasil Riskesdas Lampung 2013 yaitu 18,9 %, Prevalensi obesitas sentral menurut kabupaten/kota, di Bandar Lampung tertinggi ketiga yaitu 23,6% (Riskesdas, 2013). Penelitian ini dilakukan dengan rancangan penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 101 anggota dengan sampel sebanyak 49 anggota. Teknik pengambilan sampel yaitu random sampling (sampel acak). Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, kuesioner, menimbang berat badan, mengkur tinggi badan dan pengukuran linggkar perut. Analisa data yang digunakan yaitu analisis univariat. Hasil penelitian diketahui bahwa anggota Polsek Kedaton Bandar Lampung yang mengalami obesitas sentral sebesar 69,3% dan yang tidak memgalami obesitas sentral sebesar 30,7%. Hasil asupan energi kurang sebesar 89%, asupan energi cukup sebesar 11% dan tidak ada anggota yang mempunyai asupan lebih. Asupan protein kurang sebesar 44%, asupan protein sebesar 51% dan asupan protein lebih sebesar 5%. Asupan lemak kurang sebesar 57%, asupan lemak cukup sebesar 43% dan tidak ada anggota yang mempunyai asupan lebih. Asupan karbohidrat kurang sebesar 30%, asupan karbohidrat cukup sebesar 70% dan tidak ada anggota yang mempunyai asupan lebih. Hasil aktifitas fisik yang aktif sebesar 46% dan yang tidak aktif sebesar 54%. Berdasarakan hasil penelitian maka saran yang diajukan kepada Polsek Kedaton Bandar Lampung agar mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang sesuai dengan kebutuhan, memantau sendiri pengukuran lingkar perut dengan menggunakan pita ukur, dan meningkatkan aktifitas fisik untuk mencegah obesitas sentral. 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang