Institusion
Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang
Author
Setia Ningsih, Nugrahaeni
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2019-11-25 01:29:16
Abstract :
Diabetes melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Pemantauan gula darah sesaat dilihat dari glukosa darah sewaktu, glukosa puasa, dan 2 jam setelah makan, dan pengontrolan glukosa jangka panjang dapat dilakukan dengan pemeriksaan Glycosylated Hemoglobin (HbA1c). Komplikasi DM salah satunya adalah penyakit jantung koroner yang berkaitan dengan dyslipidemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kadar HbA1c dengan kadar trigliserida pada pasien DM tipe 2 di RSUD dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik, dengan desain penelitian cross sectional. Analisa data yang digunakan adalah uji korelasi Pearson. Penelitian dilakukan di RSUD dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung, pada tanggal 19 Maret s.d 30 April 2019. Sampel pada penelitian ini adalah 50 pasien DM tipe 2 yang melakukan pemeriksaan kadar HbA1c dan menjalani puasa selama 10 jam.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara antara kadar HbA1c dengan kadar trigliserida dengan nilai p-value = 0.021 (p < 0.05) dan didapatkan nilai r = 0.359 yang menunjukkan pengaruh lemah, dengan arah korelasi positif. Semakin tinggi kadar HbA1c maka semakin tinggi peningkatan kadar trigiserida.
Kata Kunci : DM Tipe 2, HbA1c, Trigliserida,