DETAIL DOCUMENT
PERBEDAAN KADAR ALBUMIN SEBELUM DAN SESUDAH HEMODIALISA PADA PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK STADIUM 5 (STUDI PUSTAKA)
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang
Author
LESTARI, MELDA
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2022-12-23 08:03:36 
Abstract :
Gagal ginjal kronik merupakan gangguan fungsi ginjal yang progresif dan ireversible dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme, keseimbangan cairan dan elektrolit, menyebabkan uremia (retensi urea dan sampah nitrogen lain dalam darah). Hemodialisa adalah salah satu terapi pengganti ginjal yang bertujuan untuk mengeluarkan sisa-sisa metabolisme atau toksin tertentu dari peredaran darah manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara kadar albumin sebelum dan sesudah dilakukannya hemodialisa pada penderita gagal ginjal kronik stadium 5. Bidang penelitian adalah Kimia Klinik. Metode yang digunakan yakni analisis isi (content analysis). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian studi pustaka. Berdasarkan hasil studi pustaka pada 15 artikel terdapat 12 artikel yang menyatakan terdapat kenaikan yang signifikan pada kadar albumin dan 1 artikel menyatakan terjadinya penurunanpada kadar albumin sesudah dilakukannya hemodialisa, dengan nilai rata-rata kadar albumin sebelum hemodialisa 2.84- 4.13g/dl dan setelah dilakukannya hemodialisa 1.04-4.17g/dl, dan terdapat 2 artikel yang menyatakan tidak adanya perbedaan antara kadar albumin sebelum dan sesudah dilakukannya hemodialisa pada penderita gagal ginjal kronik stadium 5. Kata Kunci : Gagal Ginjal Kronik stadium 5, Kadar albumin, Hemodialisa Daftar bacaan : 40 ( 1999-2021 ) 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang