Abstract :
Kecacingan merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat Indonesia. Kecacingan dapat disebabkan oleh nematoda usus dan manusia merupakan hospes dari cacing Ascaris lumbricoides dan Trichuris trichiura. Nematoda usus dalam siklus hidupnya membutuhkan tanah yang lembab dan teduh untuk telur yang dibuahi berkembang menjadi bentuk infektif. Infeksi dapat terjadi apabila telur infektif yang melekat pada sayuran yang tidak dimasak dan tidak dicuci dengan air mengalir ikut termakan. Penelitian bertujuan untuk diketahui persentase warung pecel lele Jalan RA Kartini dan Jalan Teuku Umar yang daun kemanginya tercemar telur nematoda usus (Ascaris lumbricoides dan Trichuris trichiura) dan persentase spesies telur nematoda usus yang ditemukan pada daun kemangi di warung pecel lele Jalan RA Kartini dan Jalan Teuku Umar. Penelitian dilakukan pada Januari-Juni 2020. Populasi dalam penelitian berjumlah 20 warung pecel lele yang menyediakan daun kemangi. Sampel adalah seluruh populasi. Analisa data adalah univariat. Hasil penelitin menunjukkan dari 20 warung pecel lele yang menyediakan daun kemangi, ditemukan 2 yang tercemar telur Nematoda usus dengan persentase 10% dan persentase spesies telur nematoda usus yang ditemukan pada daun kemangi yaitu 10% dengan spesies telur Trichuris trichiura.
Kata Kunci : Daun Kemangi, Telur Nematoda Usus
Daftar Bacaan : 21 (2008-2019)