Abstract :
Hemoglobin merupakan zat warna yang terdapat dalam darah merah yang berguna untuk mengangkut oksigen dan CO2 dalam tubuh. Kadar Hb merupakan parameter yang paling mudah digunakan dalam menentukan status anemia pada skala luas. Anemia didefinsikan sebagai suatu keadaan kadar hemoglobin di dalam darah lebih rendah daripada nilai normal atau untuk kelompok orang menurut umur dan jenis kelamin. Saat ini Indonesia masih harus terus bekerja keras dalam mengatasi masalah anemia gizi besi. Wanita memiliki resiko yang lebih besar untuk menderita anemia dibandingkan pria. Khususnya, remaja putri yang sedang dalam masa pertumbuhan kebutuhan zat besinya akan terus meningkat. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan zat besi dengan kejadian anemia. Dari 5 jurnal ilmiah yang telah ditelaah untuk studi kepustakaan didapatkan bahwa kelima jurnal terkait menyatakan adanya hubungan antara asupan zat besi dengan kejadian anemia. Semakin tinggi asupan zat besi maka akan semakin tinggi kadar hemoglobin. Hal ini menunjukkan pentingnya peranan zat besi dalam proses pembentukan hemoglobin.
Kata kunci : Asupan zat besi, Anemia, Siswi SMP
Daftar Bacaan : 17 (2002-2018)