DETAIL DOCUMENT
Asuhan keperawatan pasien terhadap Ny. C dengan Gangguan kebutuhan Oksigenisasi pada kasus anemia di ruang penyakit -dalam RSUD MASJEND HM RYACUDU KOTABUMILAMPUNG UTARA TANGGAL MARET
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang
Author
HAFIDH, nur tsya
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2023-01-10 06:54:20 
Abstract :
Anemia merupakan suatu keadaan dimana kadar hemoglobin di dalam darah lebih rendah dari nilai normal untuk kelompok orang menurut umur, jenis kelamin. Pada wanita hemoglobin normal adalah 12-15 g/dl dan pria 13-17 g/dl (Adriani, 2017). Penyebab anemia pada umumnya karena kekurangan pengetahuan tentang anemia, kekurangan zat besi, asamfolat, vitamin B12 dan vitamin A. Peradangan akut dan kronis, infeksi parasit, kelainan bawaan yang mempengaruhi sintesis hemoglobin, kekurangan produksi sel darah merah dapat menyebabkan anemia. Berdasarkan buku register Ruang Penyakit Dalam RSUD Mayjend. HM. Ryacudu Kotabumi Lampung Utara prevelensi untuk kasus anemia tahun 2019 adalah 8,1% sedangkan pada tahun 2020 prevelensi anemia sebesar 13,2%, data menunjukkan adanya peningkatan pada kasus anemia. Tujuan penulisan, penulis mampu menggambarkan Asuhan Keperawataan Pasien Terhadap Ny. C Dengan Gangguan Kebutuhan Oksigenasi Pada Kasus Anemia di Ruang Penyakit Dalam RSUD Mayjend. HM. Ryacudu Kotabumi Lampung Utara Tanggal 08-10 Maret 2021 secara komprehensif dan berdasarkan SDKI, SLKI, SIKI. Dari hasil pengkajian pada Ny. C ditemukan data klien mengeluh lemah, klien mengeluh pusing, klien mengeluh lemas, klien tampak pucat, klien mengatakn tidak nafsu makan, konjungtiva klien tampak anemis, membran mukosa pucat, TD 140/80 mmHg, nadi: 111 x/menit, pernafasan: 30x/menit, suhu 36,OC, Hb 4,6 mmHg, PO2 60 mmHg, Ekg menunjukkan sinus aritmia. Diagnosa keperawatan yang sesuai adalah gangguan pertukaran gas, perfusi perifer tidak efektif, defisit nutrisi. Dibuat rencana dan tindakan keperawatan yaitu label SLKI: pertukaran gas, perfusi perifer, status nutrisi dan label SIKI: pemantauan respirasi, terapi oksigen. perawatan sirkulasi, manajemen cairan,manajemen nutrisi, pemantauan nutrisi. Implementasi dilakukan selama 3 hari dengan hasil evaluasi yaitu gangguan pertukaran gas teratasi, perfusi perifer tidak efektif teratasi sebagian, defisit nutrisi teratasi. Simpulan dari laporan ini adalah tidak semua asuhan keperawatan pada teori sesuai dengan kondisi klien Ny. C pada kenyataanya. Diharapkan laporan ini dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan asuhan keperawatan dan menambah literatur Prodi Keperawatan Kotabumi. Kata Kunci : Asuhan Keperawatan, Anemia, Gangguan Kebutuhan Oksigenasi Daftar bacaan : 28 (2001-2020) 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang