Abstract :
Pneumonia merupakan infeksi yang menyebabkan paru-paru meradang. Kantung-
kantung kemampuan menyerap oksigen menjadi kurang (Misnadiarly, 2008).
Berdasarkan data Riskesdas Tahun 2018 Di Provinsi Lampung jumlah anak yang
terkena penyakit Pneumonia sebanyak 2.963, Pneumonia paling dominan terjadi
didaerah Perdesaan yaitu sebanyak 2.096, Sedangkan di daerah Perkotaan
sebanyak 867. Di Kabupaten Lampung Utara sendiri jumlah anak yang terkena
penyakit pneumonia sebanyak 224 anak.
Tujuan penulisan Penulis mampu mengambarkan tentang Asuhan Keperawatan
Pasien dengan Gangguan Oksigenasi pada Kasus Pneumonia Terhadap An.A Di
Puskesmas Kotabumi II Lampung Utara.
Hasil pengkajian pada kasus ini didapatkan data yaitu An.A mengalami dispnea,
batuk tidak efektif (tidak dapat mengeluarkan dahak secara maksimal, klien
tampak kelelahan), sputum berlebih (kental, dan berwarna kehijauan), frekuensi
napas berubah 28x/menit, pola napas berubah, tidak mampu batuk (batuk seperti
tertahan) Diagnosa yang ditegakkan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif,
Gangguan Pola Tidur, Defisit Pengetahuan. SLKI Bersihan Jalan Napas, Pola
Tidur, Tingkat pengetahuan. SIKI Manajemen Jalan Nafas, Dukungan tidur,
Edukasi kesehatan. Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama tiga hari,
evaluasi masalah ketiga diagnosa tersebut beberapa dapat teratasi.
Simpulan tiga diagnosa sesuai teori : Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif,
Gangguan Pola Tidur, Defisit Pengetahuan didapatkan saat pengkajian. Saran dari
laporan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan
Asuhan Keperawatan bagi perawat di Puskemas Kotabumi II Lampung Utara.
Kata Kunci : Asuhan Keperawatan, Pneumonia, Oksigenasi
Sumber Bacaan : 15 (2007-2021)