Abstract :
Asma Bronkialadalahgangguanperadangankronik pada saluranbronkial yang ditandaidengansuaramengi, sesaknapas, batukdenganatautidakdisertaidahakdiakibatkan oleh berbagaifaktorsepertialergi, biokemikal, infeksi, aktivitas dan psikologi yang timbulsecaraepisodik, cenderung pada malamhari.BerdasarkanlaporanRiskesdasNasional2018,prevalensiasma di Bali menempatiperingkat ke-3 di Indonesia setelahprovinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan provinsi Kalimantan Timur. Tercatatprevalensiasma di Bali sebesar 3, 9% (Balitbangkes 2018). Sementara di Lampung menempatiurutan ke-31 dari 34 provinsisetelahjambi.
Tujuanpenulisan, PenulismampumenggambarkanAsuhanKeperawatanAsma BronkialPada Ny. ZDenganGangguanOksigenasi di RuangParu RSUD Mayjend. HM. RyacuduKotabumi Lampung Utara Tanggal 8-10 Maret 2021.
Hasil pengkajian pada kasusinididapatkan data yaitu Ny. Zmengalamiyaitusesaknafas, batuk, kelelahan, dan pengkajianistirahat. Diagnosakeperawatan yang sesuaidenganpenulisterapkanyaitubersihanjalannafastidakefektif, intoleransiaktivitas, gangguanpolatidur. Rencanakeperawatandibuatsesuaidenganteori, SLKI-SIKI dan SDKI (2017) melaluipemilihan label sesuaidiagnosa. Implementasidilakukansesuaidengan label yang dipilih pada teoritetapiada yang ditambahataudihilangkansetiapharinyasesuaiperkembangan. Evaluasikeperawatandilaksanakansetiapharisesuaidenganteori proses keperawatan dan dapatdisimpulkanbahwasatu diagnosis masalahteratasisebagian dan dua diagnosis teratasi. Simpulantigadiagnosasesuaiteori:Bersihanjalannapastidakefektif, Intoleransiaktivitas, Gangguanpolatidurdidapatkansaatpengkajian. Saran darilaporaninidiharapkandapatmenjadibahanpertimbangandalampelaksanaanAsuhanKeperawatanbagiperawat di ruangParu RSUD Mayjend. HM. RyacuduKotabumi Lampung Utara.
Kata Kunci :AsuhanKeperawatan, Asma Bronkial, Oksigenasi
SumberBacaan : 14 (2008-2019)