Abstract :
Menurut data daribadankesehatandunia (WHO) angkakejadianhemorroidterjadi di seluruhnegara, denganpersentase 45% mengalamigangguanhemorroid.di Indonesia terdapat 355 rata-rata kasushemoroidberdasarkan data dariKementrianKesehatan yang di perolehdarirumahsakit di 33 provinsi. RumusanmasalahpadaLaporanTugasAkhiriniadalah“ BagaimanaAsuhanKeperawatanPasiendenganGangguanNyeriAkutKasusHemorroidTerhadap Tn. S di RuangBedah RSD Mayjend HM RyacuduKotabumi Lampung Utara Tanggal 15-17 Mei 2019.
TujuanpenulisanlaporantugasakhiriniadalahuntukmenggambarkanasuhankeperawatanpadakliendenganhemorroidsecarakomprehensifdanberdasarkanStandarDiagnosaKeperawatan Indonesia (SDKI), Nursing Intervention Classification (NIC) dan Nursing Outcome Classification (NOC).
HasilPengkajian yang dilakukanpada Tn. S denganhemorroid di RuangBedah RSD Mayjend HM Ryacududiperoleh data sebagaiberikut: Tekanandarah 100/70 mmHg, Nadi 80 x/menit, Pernafasan 22x/menitdansuhu 37,5 °C. Klienmengeluhnyeri di area anus, nyerisaat BAB, kemerahanpada anus, BAB berdarah, terdapatbenjolanpadaanus.RencanadantindakankeperawatandiantaranyaNOC :kontrolnyeri, tingkatkecemasan, keparahaninfeksi. NIC: manajemennyeri, pengurangankecemasan, perlindunganinfeksi. tindakanpada Tn. S sesuaidengan NIC danterlaksanasesuaikebutuhan. Evaluasimasalahkeperawatanpada Tn. S teratasisemuaselama 3 hari.
SimpulankasusNy.Dtigadiagnosasesuaiteori :nyeriakut, ansietas, resikoinfeksididapatkansaatpengkajian. Saran darilaporaninidiharapkandapatmenjadibahanpertimbangandalampelaksanaanasuhankeperawatanbagiperawatruangbedah RSD Mayjend HM RyacuduKotabumi Lampung Utara
Kata kunci : asuhankeperawatanhemorroid ,gangguan rasa amandannyaman
Sumberbacaan: 9 (2009-2018)