DETAIL DOCUMENT
Penetapan Kadar Vitamin C Pada Bawang Putih Tunggal (Allium sativum Linn) dengan Metode Iodimetri
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
WULANDARI, MERLIE
Krisyanella, Krisyanella
Irnameria, Dira
Iqoranny, Avrilya
Khasanah, Heti Rais
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2022-09-09 03:00:06 
Abstract :
Latar belakang: Vitamin C merupakan salah satu zat gizi yang berperan sebagai antioksidan dan efektif mengatasi radikal bebas. Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan penyakit skorbut. Menurut Eko Purwaningsih, salah satu kandungan kimia yang ada dalam bawang putih (Allium sativumL.) per 100 gadalah vitamin C. Bawang putih tunggal (Allium sativumL.) memiliki kandungan kimia yang sama dengan bawang putih lainnya. Perbandingan kandungan senyawa aktif dalam satu siung bawang putih tunggal setara dengan 5-6 siung bawang putih lainnya. Kandungan senyawa aktif yang tinggi tersebut disebabkan oleh semua zat yang terkumpul dalam satu siung tunggal sehingga bawang putih tunggal (Allium sativum L.) lebih banyak dikonsumsi sebagai obat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan vitamin C pada bawang putih tunggal (Allium sativum L.) Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bersifat ekperimental menggunakan metode iodimetri. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian, bawang putih tunggal (Allium sativum L.) mengandung vitamin C dan kadar vitamin C yang diperoleh sebesar 0,073 ± 0,013% b/b . Kesimpulan: Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa sampel bawang putih tunggal mengandung vitamin C dan kadar vitamin C yang diperoleh menggunakan metode iodimetri adalah 0,073 ± 0,013 % b/b. Saran : Melakukan penetapan kadar kandungan senyawa lain yang terdapat pada bawang putih tunggal (Allium sativum L.). 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Bengkulu