DETAIL DOCUMENT
Karakterisasi dan Skrining Fitokimia Simplisia Daun Katuk (Sauropus Androgynus L.Merr)
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
UTAMI, THANIA NABILAH
Muslim, Zamharira
Putri, Yona Harianti
Irnameria, Dira
Khasanah, Heti Rais
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2022-09-09 07:12:25 
Abstract :
Latar Belakang : Daun Katuk (Sauropus Androgynus L.merr ) adalah tanaman obat tradisional Indonesia yang dapat digunakan sebagai penambah ASI, meredakan demam, batuk, serta mengobati borok dan bisul. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk diketahuinya Karakterisasi dan Skrining Fitokimia dari Simplisia Daun Katuk (Sauropus Androgynus L. Merr). Metode Penelitian : Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan penelitian deskriptif yang bersifat eksperimen. Sampel yang digunakan yaitu daun katuk yang dilakukan dengan uji parameter spesifik dan parameter non spesifik. Hasil : Hasil penelitian pada pengujian parameter spesifik pengamatan makroskopik daun katuk memiliki daun berwarna hijau ,berbentuk bulat telur, ujung daun runcing, pangkal daun tumpul, permukaan atas daun berwarna hijau gelap dan permukaan bawah daun berwarna hijau muda, tulang daun menyirip , warna tulang daun hijau, dengan ukuran panjang daun 1,5-6 cm, lebar daun 1,3-5 cm, dan tangkai daun keras berwarna hijau. Pengamatan mikroskopik serbuk simplisia memiliki fragmen pengenal epidermis atas dengan stomata, epidermis atas dengan palisade, epidermis bawah, berkas pengangkut dengan penebalan tipe tangga, dan parenkim dengan kristal oksalat bentuk roset. Pengamatan organoleptik menunjukkan simplisia serbuk, berwarna hijau pekat, bau khas daun dan memiliki rasa pahit.Pada skrining fitokimia serbuk simplisia daun katuk positif mengandung alkaloid dan flavonoid. Pengujian parameter non spesifik menunjukkan Senyawa larut dalam air 25,54% , dan senyawa larut dalam etanol 16,87 %. Hasil pengujian parameter non spesifik simplisia menunjukkan kadar air 8,82%, kadar abu 17,95%, kadar abu tidak larut asam 0,67%, dan susut pengeringan 11,25%. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa simplisia daun katuk belum memenuhi syarat mutu parameter standar. 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Bengkulu