DETAIL DOCUMENT
Hubungan Asupan Zat Gizi Mikro dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Hipertensi pada Wanita Usia Produktif di Wilayah Kerja Puskesmas Nusa Indah Kota Bengkulu Tahun 2021
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
PURNAMASARI, ARMA CITRA
Rizal, Ahmad
Yuliantini, Emy
Yunita, Yunita
Kamsiah, Kamsiah
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2024-12-10 03:34:55 
Abstract :
Hipertensi adalah gangguan pada pembuluh darah yang mengakibatkan suplai oksigen dan zat gizi yang dibawa oleh darah terhambat sampai ke jaringan tubuh yang membutuhkannya. Data World Health Organization (WHO) 2015 menunjukkan bahwa prevalensi hipertensi di dunia mencapai 1,13 miliar individu. Jumlah penderita hipertensi diperkirakan akan terus meningkat mencapai 1,5 miliar individu pada tahun 2025, dengan kematian mencapai 9,4 juta individu. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 menghasilkan prevalensi hipertensi pada usia ?18 tahun di Indonesia mencapai 25,8%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan asupan zat gizi mikro dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada wanita usia produktif di wilayah kerja Puskesmas Nusa Indah Kota Bengkulu tahun 2021. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan cara kuota sampling yaitu sebanyak 87 wanita usia produktif. Pengumpulan data primer diperoleh dengan cara wawancara langsung kepada wanita usia produktif menggunakan form FFQ semi kuantitatif dan kuesioner aktivitas fisik, sedangkan data sekunder didapatkan hasil pengukuran tekanan darah oleh petugas puskesmas. Uji yang digunakan adalah Uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 87 wanita usia produktif terdapat 93,1% asupan kalium kurang, 94,3% asupan kalsium kurang, 91,9% asupan magnesium kurang, 93,1% asupan natrium lebih, 63,2% aktivitas fisik rendah dan 65,5% mengalami hipertensi. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan kalium, asupan natrium, dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada wanita usia produktif di wilayah kerja Puskesmas Nusa Indah Kota Bengkulu Tahun 2021. Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan kalsium dan asupan magnesium dengan kejadian hipertensi pada wanita usia produktif di wilayah kerja Puskesmas Nusa Indah Kota Bengkulu Tahun 2021. Diharapkan agar ahli gizi dapat lebih meningkatkan pelayanan gizi dengan melakukan pemantauan asupan zat gizi mikro dan aktivitas fisik kepada penderita hipertensi. 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Bengkulu