DETAIL DOCUMENT
Hubungan Usia Penyapihan dengan Status Gizi Balita di Kelurahan Kandang Mas Wilayah Kerja Puskesmas Kandang Kota Bengkulu Tahun 2021
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
FITRIA, SELLA
Haya, Miratul
Rizal, Ahmad
Yunita, Yunita
Wahyu, Tetes
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2024-12-10 03:27:45 
Abstract :
Anak balita usia 1-5 tahun adalah kelompok umur yang rawan gizi dan rawan penyakit. Salah satu kondisi yang menyebabkan usia ini rawan gizi dan rawan penyakit yakni balita usia 1-5 tahun masih berada dalam masa transisi dari makanan bayi ke makanan orang dewasa. Penyapihan merupakan proses dimana anak mulai dibiasakan mengkonsumsi makanan orang dewasa dimana selama masa ini makanan anak berubah secara perlahan-lahan dari hanya ASI menjadi campuran antara ASI dan makanan lain yang berbentuk padat. Berat badan kurang adalah status gizi berdasarkan indeks Berat Badan menurut Umur (BB/U) dengan ambang batas Z-Score <-2 SD. Desain penelitian ini aalah deskriptif analitik dengan metode cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki balita umur 1-5 tahun di Kelurahan Kaandang Mas wilayah kerja Puskesmas Kandang Kota Bengkulu. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2021. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 76 orang. Data dianalisis dengan menggunakan analisis chi-square. Hasil penelitian menunjukkan Sebagian dari responden melakukan penyapihan pada saat umur 12 bulan ke atas (tepat usia penyapihan) sebanyak 40 responden (52,6%). Status gizi balita (BB/U) menunjukkan hampir seluruh responden memiliki status gizi normal sebanyak 60 responden (78,9%). Hasil uji statistik menggunakan uji Chi-Square di peroleh angka p<0,05 yaitu p = 0,027, menunjukkan bahwa ada hubungan usia penyapihan dengan status gizi balita. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan usia penyapihan dengan status gizi balita di Kelurahan Kandang Mas wilayah kerja Puskesmas Kaandang Kota Bengkulu Tahun 2021. 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Bengkulu