DETAIL DOCUMENT
Daya Terima Dan Karakteristik Minuman Serbuk ‘Terai’ Berbahan Dasar Temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb) dan Serai (Cymbopogon Citratus)
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
SARI, YOLA MASTIKA
Sari, Ayu Pravita
Haya, Miratul
Iswati, Iswati
Darwis, Darwis
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2024-12-10 03:37:02 
Abstract :
Latar Balakang : Bahan baku minuman serbuk dapat berasal dari berbagai macam tanaman, diantaranya seperti temulawak dan serai, dimana kedua bahan tersebut mengandung senyawa aktif yang dapat berfungsi untuk menjaga imunitas tubuh, terutama pada masa pandemi seperti saat ini. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima organoleptik minuman serbuk ?Terai? dengan tiga perlakuan dan karakteristik dengan parameter kadar air dan kadar abu pada produk yang paling disukai. Metode :Penelitian ini adalah penelitian yang bersifat eksperimen atau percobaan (experiment research). Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang bertujuan untuk menilai suatu perlakuan atau tindakan. Dalam penelitian ini perlakuan dilakukan untuk mengetahui daya terima minuman serbuk ?Terai? berdasarkan organoleptik warna, tekstur, aroma, dan rasa yang dilakukan terhadap 30 orang panelis terlatih serta uji karakteristik dengan parameter kadar air dan kadar abu pada produk yang paling disukai. Uji yang digunakan yaitu Kruskall-Wallis dan Mann-Whitney. Hasil :Hasil penelitian dari tiga produk yang diuji (F1, F2, F3) menunjukkan bahwa adanya perbedaan terhadap daya terima organoleptik warna (p=0.000) dan rasa (p=0,004), sedangkan daya terima organoleptik aroma (p=0.273) dan tekstur (p=0.288) menunjukkan bahwa tidak adanya perbedaan. Maka pada daya terima organoleptik warna dan rasa dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney. Kesimpulan :Dari tiga perlakuan minuman serbuk ?Terai? didapatkan produk yang paling disukai adalah F2 dengan kadar air 7,22% dan kadar abu 2,11%. Saran : diharapkan dapat dilakukan penelitian lanjutan terkait kandungan atau analisa zat gizi lainnya, dapat digunakan sebagai acuan atau referensi sebagai bahan perbaikan penelitian selanjutnya, dan dapat dijadikan sebagai usaha rumahan yang murah dan mudah. 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Bengkulu