DETAIL DOCUMENT
Inovasi Brownies Tempe (Rhizopus sp) Tinggi Energi Dan Protein Substitusi Tepung Jagung (Zea mays L)Sebagai Snack Alternatif Ibu Hamil Penderita Kekurangan Energi Kronis (KEK)
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
HARTINI, YULI
Meriwati, Meriwati
Wahyudi, Anang
Rizal, Ahmad
Jumiyati, Jumiyati
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2024-12-10 03:28:45 
Abstract :
Latar Belakang : Kurang Energi Kronis merupakan salah satu masalah kekurangan gizi sering terjadi pada wanita usia subur (WUS) dan wanita hamil yang mengalami keadaan malnutrisi berlangsung sejak lama. Tempe merupakan salah satu produk olahan fermentasi dari kedelai pada kapang Rhizopus oligosporus, tempe adalah bahan pangan sumber protein nabati, serat, mineral dan vitamin B. Tepung jagung merupakan hasil pengolahan bahan dengan cara pengilingan dan penepungan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima organoleptik brownies tempe dengan tiga perlakuan dan karakteristik dengan parameter kadar protein dan analisis kandungan energi pada produk yang paling disukai. Metode : Penelitian ini adalah bersifat eksperimen atau percobaan (Experiment reseacrh). Rancangan yang digunakan adalah acak lengkap (RAL) yang bertujuan untuk menilai suatu perlakuan atau tindakan. Dalam penelitian ini perlakuan dilakukan untuk mengetahui daya terima brownies tempe berdasarkan organoleptik warna, tekstur, aroma dan rasa yang dilakukan terhadap 30 orang panelis terlatih serta uji karakteristik dengan parameter kadar protein dan analisis kandungan energi pada produk yang paling disukai. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang paling disukai adalah F2, dan dari uji statistik yang dilakukan menunjukkan bahwa adanya perbedaan terhadap daya terima warna (0.004), tekstur (0.004) dan rasa (0.026), sedangkan daya terima organoleptik aroma (0.350) menunjukkan bahwa tidak adanya perbedaan. Maka pada daya terima organoleptik warna, tekstur dan rasa dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney. Hasil dari uji karakteristik dengan parameter kadar protein adalah 5,68% sedangkan analisis kandungan energi tertinggi adalah 1.595,7 kkal pada produk yang paling disukai. 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Bengkulu