Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
YUSTITA, SILVIA ANGGUN
Kamsiah, Kamsiah
Rizal, Ahmad
Jumiyati, Jumiyati
Maigoda, Tonny Cortis
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2024-12-10 03:45:23
Abstract :
Permasalahan gizi pada bayi masih menjadi tantangan yang nyata di Indonesia, salah satunya yaitu gizi lebih dan gizi kurang. Bayi usia 6-12 bulan rentan mengalami masalah gizi, karena pada usia bayi merupakan periode emas kehidupan, sehingga jika terjadi masalah gizi dapat meningkatkan risiko gangguan pertumbuhan. Status Gizi dapat dipengaruhi oleh kualitas ASI dan MP-ASI. Kualitas ASI yang baik dapat dilihat dari kecukupan gizi ibu dan frekuensi mengkonsumsi ASI. Sedangkan kualitas MP-ASI yang baik dilihat dari ketepatan usia, jenis, frekuensi, dan porsi pemberian MP-ASI. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kualitas ASI dan MP-ASI dengan status gizi pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Kandang Kota Bengkulu. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan cara random sampling yaitu sebanyak 50 responden. Subjek penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 6-12 bulan dan bayi usia 6-12 bulan sejumlah 50 responden. Data yang dikumpulkan berupa data kualitas ASI menggunakan kuisioner dan form Recall 3 x 24 jam, kualitas MP-ASI menggunakan kuisioner, dan status gizi diperoleh dari pengukuran berat badan bayi menggunakan baby scale. Teknik analisis data menggunakan Chi-square yang disesuaikan dengan skala data variabel. Hasil analisis statistik didapatkan hasil bahwa ada hubungan antara kualitas ASI dengan status gizi pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Kandang Kota Bengkulu (p=0,020) dan ada hubungan antara kualitas MP-ASI dengan status gizi pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Kandang Kota Bengkulu (p=0,012). Berdasarkan hasil penelitian, disarankan adanya edukasi untuk peningkatan pengetahuan responden seperti konseling gizi untuk pemantauan kualitas ASI dan MP-ASI kepada responden yang mengalami status gizi tidak normal di Wilayah Kerja Puskesmas Kandang Kota Bengkulu Tahun 2021.