Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
UTAMI, TRIE
Simbolon, Demsa
Natan, Okdi
Yunita, Yunita
Krisnasary, Arie
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2024-12-10 02:15:49
Abstract :
Preeklampsia merupakan gangguan kehamilan yang ditandai dengan hipertensi, edema, dan proteinuria. Preeklampsia masih menjadi salah satu penyebab utama kematian ibu di Indonesia. Preeklampsia menyebabkan pertumbuhan janin menjadi terhambat karena nutrisi tidak seimbang. Penelitian bertujuan mengetahui estimasi efek gabungan hubungan preeklampsia pada ibu hamil dengan kejadian bayi berat badan lahir rendah (BBLR). Artikel diambil dari Pubmed dan Google Scholar dengan kriteria tahun terbit 2012-2021, fulltext dengan studi case control, cross sectional, analisis multivariat, dan mencantumkan odds rasio (OR). Kata kunci yang dipakai untuk pencarian adalah (Preeklampsia OR Preeclampsia) AND (Ibu Hamil OR Pregnant Women) AND (BBLR OR Low Birth Weight). Artikel dikumpulkan dengan diagram PRISMA dan dianalisis dengan Review Manager application 5.4 dengan model analisis random effect. Penelitian ini menganalisis 13 artikel dan mendapati bahwa preeklampsia pada ibu hamil berhubungan dengan kejadian bayi bblr (OR= 2.39; 95% CI = 0.99, 5.81 p = 0,05).Ada hubungan preeklampsia pada ibu hamil dengan kejadian bayi berat badan lahir rendah.