Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
YUNIARTI, PUTRI
Sari, Ayu Pravita
Krisnasary, Arie
Jumiyati, Jumiyati
Simbolon, Demsa
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2022-09-19 03:40:43
Abstract :
Kejadian anemia pada remaja putri di Indonesia memiliki prevalensi sebesar yaitu 42%. Anemia dapat menyebabkan darah tidak cukup mengikat dan mengangkut oksigen dari paru ? paru ke seluruh tubuh yang mengakibatkan sulitnya berkonsentrasi oada saat belajar. Terapi alternative yang dapat diberikan adalah pemberian susu tempe dan susu kedelai.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas susu tempe dan susu kedelai dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu.
Desain penelitian ini adalah quasy experimental dengan rancangan two group pretest and posttest design, dengan populasi remaja putri berusia 12-14 tahun yang berjumlah 36 orang. Penelitian ini menunjukkan rata ? rata kadar Hb remaja putri sebelum diberikan intervensi berupa susu tempe adalah 12,8 g/dL dan sesudah diberikan intervensi naik menjadi 14,2 g/dL, untuk rata ? rata kadar Hb remaja putri sebelum diberikan intervensi berupa susu kedelai adalah 12,7 g/dL dan sesudah diberikan intervensi naik menjadi 13,7 g/dL.
Susu tempe dan susu kedelai memiliki efektivitas yang sama dalam meningkatkan kadar hemoglobin remaja putri di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu, hal ini menunjukkan bahwa antara susu tempe dan susu kedelai sama sama berpengaruh dalam menaikkan kadar hemoglobin remaja putri.