Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
PUTRI, MELINDA TRI
Yosephin, Betty
Sari, Aplina Kartika
Suryani, Desri
Okfrianti, Yenni
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2022-09-19 04:26:49
Abstract :
Latar belakang: Balita merupakan generasi emas yang akan melanjutkan perjuangan dalam mewujudkan impian bangsa untuk menjadi negara yang jauh lebih baik kedepannya. Balita masih mudah terinfeksi bakteri, virus, dan parasit Salah satu masalah gizi balita adalah stunting. Hingga saat ini, komposisi mikrobiota usus patogen dan non patogen di saluran pencernaan balita stunting dan balita normal masih belum pasti.Tujuan: Mengetahui komposisi mikrobiota usus patogen dan non patogen pada saluran pencernaan balita stunting dan balita normal di negara berkembang. Ulasan: Penelitian ini adalah studi literatur dengan mengumpulkan artikel yang memiliki relevansi terhadap topik tertentu yang bisa diperoleh dan dipublikasi di berbagai sumber. Dari lima artikel terdapat tiga artikel yang menunjukan mikrobiota patogen yang paling dominan di dalam saluran pencernaan balita Stunting adalah Clostridium. Sedangkan dua artikel mengatakan bahwa mikrobiota patogen yang paling dominan di dalam saluran pencernaan balita stunting adalah Escherichia/Shigella/. Terdapat tiga dari lima artikel mengemukakan bahwa mikrobiota patogen yang paling dominan di dalam saluran pencernaan balita Stunting adalah Clostridium. Empat dari lima artikel mengemukakan bahwa pada balita normal ditemukannya mikrobiota non patogen yang paling dominan adalah Bifidobacterium. Dan satu dari lima artikel mengatakan bahwa Terdapat satu dari lima artikel mengatakan bahwa tidak dilakukannya pemeriksaan mikrobiota non patogen terhadap balita stunting maupun balita normal. Kesimpulan: Di negara berkembang, mikrobiota yang paling sering ditemukan pada balita stunting adalah Clostridium, Escherichia Coli/shigella. Sedangkan pada balita normal terdapat mikrobiota non patogen yang sering ditemukan adalah Bifidobacterium dan Lactobacillus Saat komposisi mikrobiota usus patogen pada balita stunting meningkat maka mikrobiota usus non patogen pada balita normal mengalami penurunan.