DETAIL DOCUMENT
Variasi Jenis dan Jumlah Sayur pada Pembuatan Mie Basah Terhadap Daya Terima Organoleptik dan Analisis Zat Besi Berdasarkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
PERMATA SARI, INDAH
Okfrianti, Yenni
Wahyu, Tetes
Meriwati, Meriwati
Kusdalinah, Kusdalinah
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2024-12-10 01:01:13 
Abstract :
Mie merupakan bahan pangan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat indonesia sebagai makanan pokok, saat ini mie yang banyak beredar di pasaran adalah mie yang berbahan dasar dari tepung terigu dan memiliki kadar energi yang tinggi. Oleh karena itu peningkatan nilai gizi pada mie dilakukan dengan penambahan pangan, jenis bahan pangan yang digunakan adalah bayam, daun katuk, dan daun kelor. Alasan dipilihnya jenis sayuran bayam, daun katuk dan daun kelor karena harganya murah dan mudah diperoleh serta kandungan gizinya cukup lengkap, terutama kandungan mineral dan vitaminnya. Metode: Penelitian ini bersifat eksperimen (experiment research), rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan faktorial. Dalam penelitian ini perlakuan dilakukan untuk mengetahui daya terima variasi jenis dan jumlah sayur pada pembuatan mie basah, dengan variasi jenis dan jumlah sayur bayam, daun katuk dan daun kelor berdasarkan organoleptik warna, rasa, tekstur dan aroma yang dilakukan terhadap 30 orang panelis tidak terlatih. Uji yang digunakan yaitu friedman. Hasil: Penelitian dari sembilan produk yang di hasilkan pada variasi jenis sayur bayam, katuk dan kelor dengan jumlah sayur 20 gram, 30 gram dan 40 gram menunjukkan bahwa ada pengaruh terhadap daya terima organoleptik warna (p=0,000), rasa (p=0,000), tekstur (p=0,000) dan aroma (p=0,000) yang telah di lakukan pada uji friedman. Kesimpulan: Dari sembilan perlakuan variasi jenis dan jumlah sayur pada pembutan mie basah terhadap daya terima organoleptik didapatkan produk yang paling disukai adalah variasi jenis dan jumlah sayur A1 dan kandungan zat besi yang tertingi terdapat pada variasi jenis dan jumlah sayur C3 dengan kandungan zat besi 6,84 mg. 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Bengkulu