DETAIL DOCUMENT
Hubungan Berat Badan Lahir dan Panjang Badan Lahir dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 12-59 Bulan di Desa Napal Melintang Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas Tahun 2022
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
ARYANI, DINI
Wahyu, Tetes
Wahyudi, Anang
Yosephin, Betty
Suryani, Desri
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2024-12-09 08:59:13 
Abstract :
Stunting juga didefinisikan sebagai suatu kondisi dimana keadaan tubuh pendek atau sangat pendek yang didasarkan pada indeks panjang badan menurut umur (PB/U) atau tinggi badan menurut umur (TB/U) dengan ambang batas (z-score) antara -3 SD sampai dengan < -2 SD. Tujuan penelitian adalah untuk hubungan berat badan lahir dan panjang badan lahir dengan kejadian stunting pada balita usia 12-59 bulan di Desa Napal Melintang Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh balita di Desa Napal Melintang sebanyak 95 balita. Teknik pegambilan sampel yang digunakan simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 70 balita. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji Chi square. Terdapat hubungan antara berat badan lahir dengan kejadian stunting pada balita usia 12-59 bulan di Desa Napal Melintang Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas menunjukan nilai p = 0,007 (p < 0,05) dan ada hubungan antara panjang badan lahir dengan kejadian stunting menunjukan nulai p = 0,000 (p < 0,05) pada balita usia 12-59 bulan di Desa Napal Melintang Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas. 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Bengkulu