DETAIL DOCUMENT
Determinan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah Kecil Masa Kehamilan (KMK) dan Sesuai Masa Kehamilan (SMK) di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
MULYATI, IIS
Yulyana, Nispi
Burhan, Rialike
Baska, Dwi Yunita
Widiyanti, Desi
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2024-12-10 03:21:01 
Abstract :
Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram tanpa memandang masa gestasi. Faktor penyebab meliputi Prematur Sesuai Masa Kehamilan (SMK), Bayi Kecil untuk Masa Kehamilan (KMK) dan keduanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kejadian BBLR KMK dan SMK. Penelitian ini merupakan penelitian obsevasional menggunakan data sekunder dengan rancangan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi baru lahir yang tercatat di register ruang Perinatologi RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu tahun 2020-2021 dengan total populasi 577. Sampel kasus berjumlah 223 (KMK=63 dan SMK=160) diambil secara total sampling dan kelompok kontrol dengan perbandingan 1:1 untuk KMK dan SMK. Analisis yang digunakan adalah univariat, bivariat menggunakan chi square dan multivariat dengan regresi logistik berganda Hasil penelitian menunjukkan bahwa preeklamsia, gameli dan KPD berhubungan signifikan terhadap kejadian BBLR KMK dengan nilai p <0,05. Usia ibu, preeklamsia dan KPD berhubungan signifikan terhadap kejadian BBLR SMK dengan nilai p <0,05. Faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian BBLR KMK adalah gameli (OR=10,759) dan yang paling berpengaruh terhadap kejadian BBLR SMK adalah preeklamsia (OR=2,476). Diharapkan pihak Rumah Sakit dapat meningkatkan kemampuan, keterampilan maupun sarana prasarana dalam upaya penanganan kegawatdaruratan maternal neonatal melalui pelatihan maupun seminar. 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Bengkulu