Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
FEBRIANI, LUKY
Wahyuni, Elly
Mizawati, Afrina
Sholihat, Suci
Mariati, Mariati
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2024-12-10 03:18:09
Abstract :
World Health Organization (WHO) tahun 2018 angka dysmenorrhea di dunia sangat besar, rata-rata lebih dari 50% perempuan disetiap negara mengalami dysmenorrhea. Setiap negara presentase dysmenorrhea ini berbeda-beda, seperti di Swedia sekitar 75% di Amerika Serikat diperkirakan hampir 90% wanita mengalami dysmenorrhea dan 10-15% diantaranya mengalami dysmenorrhea berat, yang menyebabkan mereka tidak mampu melakukan kegiatan apapun (WHO, 2018). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ?Pengaruh air kelapa hijau terhadap penurunan nyeri haid (dismenore) pada remaja putri di SMPN 02 Kota Bengkulu Tahun 2021?.Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan rancangan one grup pretest-postest design. Teknik pengambilan sampel secara total sampling sebanyak 28 remaja putri yang mengalami dismenore sedang. Analisis data terdiri dari analisis univariat, bivariate dan multivariat. Uji sampel yang digunakan dengan menggunakan uji Wilcoxon, Mann Whitney dan Regresi Binary Logistic.Hasil penelitian ini didapatkan bahwa rata-rata nyeri dismenore sebelum dan sesudah diberikan air kelapa hijau adalah 5,18 dan rata-rata nyeri setelah diberikan air kelapa hijau sebesar, 2,64. Hasil uji statistic diperoleh nilai p= 0,000, dengan beda mean 2,54. Menunjukkan adanya pengaruh terhadap pemberian air kelapa hijau terhadap remaja putri di SMPN 02 Kota Bengkulu Tahun 2021.Diharapkan pihak sekolah di SMPN 02 Kota Bengkulu agar dapat mengoptimalkan pelayanan program UKS seperti meningkatkan peran petugas untuk menerapkan pihak kantin atau pun koperasi sekolah untuk bisa menyediakan air kelapa hijau yang berpengaruh untuk menurunkan nyeri dismenore pada remaja putri.