Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
LESTARI, ELLISA TRI
Andriani, Lusi
Savitri, Wewet
Baska, Dwi Yunita
Hartini, Lela
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2024-12-10 03:20:36
Abstract :
Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat seluruh dunia, menurut World Health Organization (WHO) secara global, kasus anemia mempengaruhi 1,62 miliar orang atau setara dengan 24,8% dari populasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia remaja putri di SMPN 19 Kota Bengkulu.
Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh remaja putri kelas 3 di SMPN 19 Kota Bengkulu. Sampel dihitung dengan rumus Lameshow sebanyak 64 orang. Pengumpulan data menggunakan alat pengukur Hb digital merek easy touch dan kuesioner. Analisis data dengan univariat (persentase) dan bivariat (chi square), dan multivariat (regresi logistik).
Hasil penelitian diketahui hampir seluruh responden memiliki pola menstruasi yang normal (78,1%), hampir seluruh dari responden memiliki pola istirahat normal (81,3%), hampir sebagian dari responden memiliki pengetahuan yang baik (48,4%), sebagian besar dari responden dengan status ekonomi tinggi (60,9%). Sebagian besar dari remaja putri di SMPN 19 Kota Bengkulu tidak mengalami anemia (57,8%). Ada hubungan antara pola menstruasi dengan anemia (0,000 < 0,05). Ada hubungan antara pola istirahat dengan anemia (0,000 < 0,05) Ada hubungan antara pengetahuan dengan anemia (0,000 < 0,05). Faktor yang paling dominan mempengaruhi kejadian anemia di SMPN 19 Kota Bengkulu adalah pola istirahat p-value 0,007, selanjutnya variabel pengetahuan dengan p-value 0,020 dan menstruasi p-value 0,037.
Kesimpulan dan saran penelitian terdapat hubungan antara pola menstruasi,faktor istirahat,pengetahuan dan status ekonomi dengan kejadian anemia.