Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
SARI, DESTY KOMARIKA
Andriani, Lusi
Wahyuni, Elly
Destariyani, Elvi
Yanniarti, Sri
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2022-09-22 02:42:15
Abstract :
Data World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa secara global, tercatat 149,2 juta anak-anak yang lebih muda dari 5 tahun mengalami gangguan perkembangan tahun 2020. Prevalensi penyimpangan perkembangan pada anak usia dibawah 5 tahun di Indonesia yang di laporkan WHO pada tahun 2018 adalah 7.512,6 per 100.000 populasi (7,51%). Perkembangan motorik halus sangat dipengaruhi oleh stimualasi dan peran orang tua dalam mendidik dan mengasuh anaknya. Tujuan penelitian ini engetahui pengaruh permainan melipat kertas/origami terhadap perkembangan motorik halus anak di TK Kemala Bhayangkari kabupaten bengkulu utara.Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan rancangan non equivalent control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 30 orang terdiri dari 15 orang kelompok intervensi dan 15 orang kelompok kontrol diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis univariat bivariat dengan T test dependent dan independent, multivariat menggunakan ancova. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh permainan melipat kertas/origami terhadap perkembangan motorik halus anak prasekolah usia 4-5 tahun di TK kemala bhayangkari kabupaten bengkulu utara dilihat dari hasil uji statistik menunjukkan adanya peningkatan motorik halus setelah diberikan intervensi pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan perbedaan rata-rata 0,933 dengan nilai p-value=0,008<0,05. Ada pengaruh permainan melipat kertas/origami terhadap perkembangan motorik halus anak prasekolah usia 4-5 tahun di TK kemala bhayangkari kabupaten bengkulu utara. Diharapkan stimulasi dengan permainan melipat kertas/origami dapat dimanfaatkan sebagai upaya dalam peningkatan perkembangan motorik halus anak.