DETAIL DOCUMENT
Determinan Kejadian Asfiksia Neonatorum Di Rsud Dr. M. Yunus Bengkulu
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
NIKA, RIGITA TIYA NORA
Andriani, Lusi
Baska, Dwi Yunita
Widiyanti, Desi
Hartini, Lela
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2022-09-22 03:28:51 
Abstract :
Asfiksia merupakan salah satu penyebab dari kematian neonatal. Penyebab asfiksia neonatorum terdiri dari: faktor ibu, faktor plasenta, faktor janin dan faktor persalinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan kejadian asfiksia neonatorum di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Desain Penelitian ini menggunakan case control study dengan pendekatan retrospective. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi baru lahir yang tercatat di register ruang perinatologi RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu Tahun 2020 dan 2021 yaitu sebanyak 577 bayi baru lahir. Sampel kasus dalam Teknik pengambilan sampel kasus adalah total sampling dengan jumlah 186 bayi baru lahir yang mengalami asfiksia. Pengambilan sampel kontrol dengan perbandingan 1:1 sehingga sampel kontrol sejumlah 186 bayi baru lahir yang tidak mengalami asfiksia.Hasil uji statistik menunjukkan bahawa usia ibu, ketuban bercampur mekonium, partus lama, dan jenis persalinan dengan p value <0,05 yang artinya terdapat hubungan terhadap kejadian asfiksia pada bayi baru lahir. Hasil uji statistik pada letak sungsang dan plasenta previa menunjukkan p value >0,05 yang artinya tidak terdapat hubungan terhadap kejadian asfiksia pada bayi baru lahir. Faktor yang paling berpengaruh dengan kejadian asfiksia yaitu ketuban bercampur mekonium dengan nilai OR sebesar 3,798.Perlunya peningkatan kemampuan bidan dalam memberikan pelayanan dan pertolongan persalinan terutama pada kejadian ketuban bercampur mekonium melalui pendidikan dan pelatihan baik secara internal maupun eksternal melalui seminar atau pelatihan khusus. 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Bengkulu