DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Terapi Musik Dangdut Terhadap Penurunan Halusinasi Pendengaran Pada Pasien Dengan Halusinasi Pendengaran Dirumah Sakit Khusus Jiwa Soeprapto Provinsi Bengkulu
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
SIMATUPANG, GRACE DINA LIBRI
Riyadi, Agung
Pardosi, Sariman
Efendi, Pauzan
Nugroho, Nehru
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2022-10-10 07:00:14 
Abstract :
Halusinasi pendengaran merupakan gejala yang sering muncul pada penderita skizofrenia, sehingga pasien perlu dilatih untuk mengontrol halusinasinya. Selain terapi generalis terdapat berbagai cara lain untuk mengurangi halusinasi pasien, salah satunya dengan mendengarkan musik dangdut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi musik dangdut terhadap penurunan halusinasi pendengaran. Desain yang digunakan adalah Quasi Experiment dengan rancangan pretest-posttest design with control group. Sampel diambil menggunakan Simple Random sampling dengan jumlah 52 sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner AHRS. Analisis yang digunakakan adalah nonparametrick dengan mengunakan uji Wilcoxon dan uji Mann Withney. Hasil uji statistik Wilcoxon diperoleh nilai signifikan pada kelompok intervensi adalah 0.000 dan pada kelompok kontrol nilai signifikan adalah 0.000 (? 0.05), berarti ada perbedaan rata-rata skor halusinasi pendengaran yang bermakna sebelum dan sesudah intervensi. Hasil uji Mann Whitney diperoleh nilai signifikan 0.000, berarti terdapat perbedaan rata-rata skor halusinasi pendengaran yang bermakna antara kelompok intervensi dan kelompok control, sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh terapi musik dangdut terhadap penurunan halusinasi pendengaran. Keyakinan tentang kekuatan dan kekuasaan halusinasi akan melemah ketika pasien dilatih strategi koping untuk mengontrol halusinasi secara konsisten. Dimana pada saat mendengarkan musik dangdut maka fokus perhatian pasien akan teralih dari suara-suara halusinasi. 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Bengkulu