Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
RAHMAN, DEA AMANDA AVILIANI
Pardosi, Sariman
Annisa, Rahma
Hermansyah, Hermansyah
Buston, Erni
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2022-10-10 07:52:17
Abstract :
Seiring bertambahnya usia maka akan terjadi penurunan elastisitas dari dinding aorta, jantung pada lansia umumnya akan membesar yang nantinya akan berhubungan pada kelainan sistem kardiovaskular sehingga menyebabkan gangguan pada tekanan darah seperti hipertensi. Hipertensi merupakan silent killer dimana gejala setiap individu dapat bervariasi dan hampir sama dengan gejala penyakit lainnya. Olahraga seperti senam yang teratur sangat dianjurkan untuk mengontrol hipertensi agar tidak terjadinya peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi senam ergonomik terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada lansia hipertensi. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pretest-posttest with control group design. Sample adalah lansia hipertensi yang berusia ? 55 tahun dengan menggunakan simple random sampling. Jumlah responden 32 orang terdiri dari 16 kelompok intervensi yang diberikan senam ergonomik dan 16 kelompok kontrol yang diberikan aerobic low impact. Teknik analisis data dengan Wilcoxon sign rank test dan Mann-Whitney. Analisa data pada variabel tekanan darah sistolik dan diastolik antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol digunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian pada variabel tekanan darah sistolik menujukkan bahwa ada perbedaan rata-rata tekanan darah sistolik (pre-post) antara kelompok intervensi yang diberikan senam ergonomik dengan kelompok kontrol yang diberikan aerobic low impact (p=0,009). pada variabel tekanan darah diastolik menujukkan bahwa ada perbedaan rata-rata tekanan darah diastolik (pre-post) antara kelompok intervensi yang diberikan senam ergonomik dengan kelompok kontrol yang diberikan aerobic low impact (p=0,034). Senam ergonomik sebagai alternative terapi dapat menurunkan tekanan darah.