Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
INSANI, FEPI TRI
Mardiani, Mardiani
Buston, Erni
Pardosi, Sariman
Dahrizal, Dahrizal
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2022-10-11 01:58:58
Abstract :
Ventilator Associated Pneumonia (VAP) merupakan inflamasi parenkim paru yang disebabkan oleh infeksi kuman yang mengalami inkubasi saat penderita mendapat ventilasi mekanis dengan menggunakan ventilator mekanik. Pemberian ventilasi mekanis yang lama (lebih dari 48 jam) merupakan faktor penyebab pneumonia nosokomial yang paling penting. Suction endotrakeal merupakan prosedur penting dan sering dilakukan untuk pasien yang membutuhkan ventilasi mekanis. Prosedur tindakan suction merupakan salah satu cara non farmakologi yang dapat mencegah kejadian VAP.
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Frekuensi Suction terhadap Kejadian VAP (Ventilator Associated Pneumonia).
Jenis penelitian pada penelitian ini adalah penelitian ?observasional analitik? dengan mengunakan pendekatan secara cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Jumlah responden 15 orang yang menggunakan ventilator mekanik.
Hasil analisis penelitian didapatkan nilai (p=0,026) artinya ada hubungan antara frekuensi suction terhadao kejadian VAP (Ventilator Associated Pneumonia).