Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
SIMATUPANG, SANTY YULIANA BR
Muslim, Zamharira
Linda, Linda
Irnameria, Dira
Khasanah, Heti Rais
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2024-12-09 08:50:21
Abstract :
Latar Belakang : Corona virus Disease 2019 (COVID-19) merupakan sebuah penyakit yang ditularkan oleh virus. Virus ini bernama virus sindrom pernafasan akut (SARS-COV-2). Virus ini dapat mempengaruhi secara signifikan system kardiovaskular seseorang. SARS ?COV-2 ini menargetkan sasarannya ke bagian paru-paru dan mulai masuk ke dalam tubuh melalui reseptor ACE2. Dalam penanganan COVID-19 ini, Tatalaksana menyatakan bahwa terapi dari terapi simtomatik sangat di butuhan, karena ia berguna untuk mengurangi gejala yang diderita oleh pasien, penanganan tersebut dapat berupa pemberian Analgetik dan Antipiretik. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana gambaran dari penggunaan Analgetik-Antipiretik pada pasien COVID-19 di RSUD Dr. M. Yunus kota Bengkulu pada bulan Juni-September 2021. Metode Penelitian : Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan penelitian Deskriftif yang bersifat observasional dengan pendekatan cross sectional dan pengambilan data dilakukan secara retrospektif menggunakan data sekunder pada pasien COVID-19 di RSUD dr. M. Yunus kota Bengkulu pada Bulan Juni-September 2021. Hasil : Penggunaan Analgetik-Antipiretik pada pasien COVID-19 di RSUD dr. M. Yunus didapatkan bahwa Paracetamol Tablet dengan dosis 500 MG adalah obat yang sering digunakan dengan persentase sebanyak 141 (61%). Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian profil penggunaan Analgetik-Antipiretik pada pasien COVID-19 di RSUD dr. M. Yunus Kota Bengkulu pada Bulan Juni-September 2021 diperoleh bahwa pemberian Paracetamol tablet dengan dosis 500 MG merupakan pemberian yang sering diberikan.