Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
ULFA, BELLA NADYA
Nugraheni, Diah Eka
Heryati, Kosma
Yuniarti, Yuniarti
Dewi, Ratna
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2022-10-12 09:01:11
Abstract :
Kejenuhan kerja (burnout) biasanya terjadi pada tenaga kerja yang bekerja secara monoton, pekerjaan yang dilakukan berulang?ulang, tidak menarik namun ada kalanya terjadi pada suatu pekerjaan yang dianggap menarik dan ?mengasyikkan? diantaranya pekerjaan bidan. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan kejenuhan bekerja (burnout) pada Bidan di Puskesmas.
Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-Square. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh Bidan yang terdapat di Puskesmas se-Kota Bengkulu yang berjumlah 247 bidan. Sampel berjumlah 70 bidan diambil dengan teknik Proportional Random Sampling.
Hasil analisis univariat menunjukan responden sebagian besar berusia dewasa muda (?40 tahun), hampir sebagian dengan pendidikan ? Diploma IV atau sederajat, hampir seluruh lama kerja <5 tahun, sebagian kecil jabatan kerja sebagai Bidan Koordinator, hampir sebagian status pekerjaan sebagai Honorer/Kontrak, hampir seluruh sudah menikah dan hampir seluruh sudah memiliki anak, sebagian besar memiliki motivasi kerja rendah dan sebagian besar dengan kejenuhan kerja (burnout) tinggi. Hasil bivariat menunjukkan bahwa Ada hubungan antara umur dan motivasi kerja dengan kejenuhan bekerja (burnout). Tetapi tidak ada hubungan antara pendidikan, lama bekerja, jabatan kerja, status pekerjaan, status pernikahan dan jumlah anak dengan kejenuhan bekerja (burnout). Faktor yang paling dominan adalah motivasi kerja (OR=4,100). Hasil penelitian mengharapkan pada Bidan untuk selalu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan melalui kegiatan pelatihan untuk meningkatkan motivasi kerja dan kompetensi sebagai upaya mengurangi kejenuhan kerja.