Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
ARIESTANTYA, LIA
Dewi, Ratna
Rachmawati, Rachmawati
Destariyani, Elvi
Yuniarti, Yuniarti
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2022-10-13 03:50:35
Abstract :
IUFD disebut juga dengan istilah stillbirth yang mengacu pada janin yang mati. Kematian intrauterin terjadi baik sebelum onset persalinan atau selama persalinan. Angka kejadian IUFD di RSUD M. Yunus Bengkulu mengalmi penurunan di tahun 2015-2016 dan meningkat di tahun 2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian intra uterine fetal death di RSMY Bengkulu tahun 2015-2017.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan desain case control. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin di RSMY Bengkulu tahun 2015-2017 berjumlah 1829 orang. Sampel terdiri dari kelompok kasus (73 kasus) diambil dengan teknik total sampling dan kelompok kontrol (146 kasus) diambik dengan teknik systematic sampling. Data diambil berupa data sekunder dari medical record tahun 2015-2017. Analisis berupa univariat, bivariat dan multivariat. Hasil analisis menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara usia ibu dengan kejadian IUFD (p=0,139). Ada hubungan paritas (p=0,040, OR=1,89), anemia (p=0,009, OR=2,24), perdarahan antepartum (p=0,011, OR=2,18) dan pre eklamsia (p=0,003, OR=2,44) dengan kejadian IUFD di RSMY Bengkulu tahun 2015-2017. Faktor yang paling dominan adalah pre eklamsi dengan OR=13,972. Diharapkan dapat memberikan pelayanan pada ibu hamil dengan faktor risiko terjadinya IUFD