DETAIL DOCUMENT
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Retensio Plasenta Di Rsud Curup Tahun 2015-2017
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
CHOIRIYAH, NURUL
Sumiati, Sri
Widiyanti, Desi
Hartini, Lela
Marleni, Wisuda Andeka
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2022-10-13 09:08:26 
Abstract :
Retensio Plasenta merupakan masalah penting salah satu penyebab perdarahan persalinan yang dapat meningkatkan angka kematian ibu. Penyebab terjadinya retensio plasenta secara fungsional dapat terjadi karena his kurang kuat, plasenta sukar terlepas karena tempatnya, bentuknya, ukurannya dan juga disebabkan karena faktor maternal, faktor uterus, faktor Plasenta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian retensio plasenta di RSUD Curup. Jenis penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan desain case control. Pengambilan sampel kasus menggunakan teknik total sampling 120 responden dan sampel kontrol menggunakan systematic random sampling 240 responden. Uji statistik Chi-Square menunjukkan bahwa hubungan usia dengan kejadian retensio plasenta didapatkan nilai (p value 0,040, OR=1,626), paritas dengan kejadian retensio plasenta didapatkan nilai (p value 0,005, OR=1,959), jarak persalinan dengan kejadian retensio plasenta didapatkan nilai (p value 0,047, OR=1,603), riwayat kuretase dengan kejadian retensio plasenta didapatkan nilai (p value 0,039, OR=1,632). Nilai p value <0,05 sehingga disimpulkan terdapat hubungan antar usia, paritas, jarak persalinan dan riwayat kuretase dengan kejadian retensio plasenta di RSUD Curup. Faktor yang paling dominan adalah paritas dengan OR=3,782 Diharapkan dapat memberikan pelayanan dan menerapkan langkah-langkah promotif dan preventif serta mengurangi risiko kelahiran dengan retensio plasenta 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Bengkulu