Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
YUNIARTI, PUTRI
Pravita, Ayu
Krisnasary, Arie
Simbolon, Demsa
Jumiyati, Jumiyati
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2022-10-20 08:04:50
Abstract :
Kejadian anemia pada remaja putri di Indonesia memiliki prevalensi sebesar
yaitu 42%. Anemia dapat menyebabkan darah tidak cukup mengikat dan mengangkut
oksigen dari paru ? paru ke seluruh tubuh yang mengakibatkan sulitnya
berkonsentrasi oada saat belajar. Terapi alternative yang dapat diberikan adalah
pemberian susu tempe dan susu kedelai.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas susu tempe dan susu
kedelai dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMP Negeri 2
Kota Bengkulu.
Desain penelitian ini adalah quasy experimental dengan rancangan two group
pretest and posttest design, dengan populasi remaja putri berusia 12-14 tahun yang
berjumlah 36 orang. Penelitian ini menunjukkan rata ? rata kadar Hb remaja putri
sebelum diberikan intervensi berupa susu tempe adalah 12,8 g/dL dan sesudah
diberikan intervensi naik menjadi 14,2 g/dL, untuk rata ? rata kadar Hb remaja putri
sebelum diberikan intervensi berupa susu kedelai adalah 12,7 g/dL dan sesudah
diberikan intervensi naik menjadi 13,7 g/dL.
Susu tempe dan susu kedelai memiliki efektivitas yang sama dalam
meningkatkan kadar hemoglobin remaja putri di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu, hal
ini menunjukkan bahwa antara susu tempe dan susu kedelai sama sama berpengaruh
dalam menaikkan kadar hemoglobin remaja putri.