Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
HOLIPAH, HOLIPAH
Simbolon, Demsa
Yuliantini, Emy
Rizal, Ahmad
Yuliantini, Emy
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2024-12-10 03:01:26
Abstract :
Indeks konvensional (tunggal) tidak dapat menentukan prevalensi
keseluruhan masalah gizi dalam populasi, sedangkan Composite Index of
Anthropometric Failure (CIAF) dapat mengambarkan besarnya masalah gizi yang
lebih akurat. Tujuan penelitian mengetahuinya gambaran komposit masalah gizi
berdasarkan CIAF di wilayah kerja Puskesmas Dusun Baru V Koto Kecamatan
Air Dikit Kabupaten Mukomuko tahun 2018.
Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan menggunakan data data
primer dan data sekunder. Populasi adalah seluruh anak balita (0-59 bulan) yang
ada di wilayah Puskesmas Dusun Baru V Koto, sampel dalam penelitian ini
berjumlah 88 orang. Analisis data dengan menggunakan analisa univariat.
Hasil penelitian mendapatkan prevalensi status gizi pada anak balita berdasarkan
indeks BB/U sebanyak 2,89%, BB/TB 0,05%, TB/U 8,09% dan CIAF sebesar
11,56 %. Dari hasil analisis bahwa masalah gizi berdasarkan CIAF lebih tinggi
dibandingkan dengan indeks konvensional.
Diharapkan Penilaian Status Gizi berdasarkan metode indeks gabungan kegagalan
antropometri (CIAF) dapat dipertimbangkan dan diterapkan agar dapat
memperkirakan prevalensi status gizi yang lebih akurat.