Hubungan Peningkatan Kadar Serum Glutamic Pyruvic Transminase (Sgpt) pada Perokok Aktif di Rt 24 Rw 08 Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu Total View This Week0
Abstract :
Rokok merupakan salah satu faktor resiko terjadinya penyakit gangguan fungsi hati. Banyaknya angka kejadian kerusakan fungsi hati yang disebabkan oleh rokok menjadi latar belakang peneliti untuk melakukan penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ?Hubungan peningkatan Kadar Serum Glutamic Pyruvic Transminase (SGPT) pada Perokok Aktif di RT 24 RW 08 Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu?.
Metode penelitian ini diukur dengan desan cross sectional. Mengukur kadar Serum Glutamic Pyruvic Transminase (SGPT) darah pada 40 responden pada perokok aktif. Data dianalisis menggunakan uji chi square untuk melihat apakah merokok dapat menyebabkan peningkatan kadar Serum Glutamic Pyruvic Transminase (SGPT).
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 55% kadar SGPT tidak normal dan 42% kadar SGPT normal. Dengan demikian ada hubungan kebiasaan merokok dengan peningkatan kadar SGPT. Diharapkan para perokok menjaga kesehatan organ tubuh dengan menghentikan kebiasaan merokok untuk menghindari dampak peningkatan kadar SGPT.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh reponden yang perokok ringan mempunyai kadar SGPT yang abnormal sebanyak 5 (28%) orang dan normal sebanyak 13 (82%) orang. Sedangkan responden yang perokok berat mempunyai kadar SGPT yang abnormal sebanyak 20 (90%) orang dan normal sebanyak 2 (10%) orang. Diharapkan para perokok di RT 24 RW 08 Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu dapat menjaga kesehatan dengan mengurangi atau tidak melakukan lagi kebiasaan merokok.