DETAIL DOCUMENT
Gambaran Kadar Protein Urin Pada Lansia Di Puskesmas Bangun Jaya
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
NURHAYATI, NURHAYATI
Irnameria, Dira
Krisyanella, Krisyanella
Sunita, Sunita
Laksono, Heru
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2024-12-10 00:55:14 
Abstract :
Latar Belakang : Lansia adalah seseorang yang telah memasuki usia 60 tahun keatas. Lanjut usia (lansia) sebagai tahap akhir siklus kehidupan merupakan tahap perkembangan normal yang akan dialami oleh setiap individu yang mencapai usia lanjut dan merupakan kenyataan yang tidak dapat dihindari. WHO melaporkan kawasan Asia Tenggara yang berusia di atas 60 tahun berjumlah 142 juta orang dan diperkirakan akan terus meningkat hingga 3 kali lipat di tahun 2050. Protein urin merupakan polimer asam amino yang diikat oleh ikatan peptida dan juga merupakan senyawa paling banyak yang terdapat pada tubuh setiap manusia. Proteinuria biasanya menandakan penyakit ginjal atau nefritis. Tujuan : Untuk mengetahui gambaran kadar protein urin pada lansia di Wilayah Puskesmas Bangun Jaya. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey deskriptif dengan sampel sebanyak 125 orang dengan menggunakan metode Total sampling. Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa, sebagian kecil responden memiliki kadar protein urin positif (+) sebanyak 2 orang (1,6%), sebagian kecil responden memiliki kadar protein urin positif (++) sebanyak 2 orang (1,6%), dan hampir seluruh responden memiliki kadar urin normal sebanyak 121 orang (96,8%). Kesimpulan : Bahwa diketahui sebagian kecil responden memiliki kadar protein urin positif (+) sebanyak 2 orang (1,6%), sebagian kecil responden memiliki kadar protein urin positif (++) sebanyak 2 orang (1,6%), dan hampir seluruh responden memiliki kadar urin normal sebanyak 121 orang (96,8%). 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Bengkulu