DETAIL DOCUMENT
Hubungan Asupan Serat dengan Kejadian Overweight pada Remaja Kelas viii di SMP Negeri 4 Kota Bengkulu Tahun 2016
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
PRATIWI, DIAN
Haya, Miratul
Suryani, Desri
Darwis, Darwis
Simbolon, Demsa
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2022-10-24 03:56:50 
Abstract :
Overweight pada remaja perlu mendapatkan perhatian, dikarenakan overweight yang terjadi pada usia remaja cenderung berlanjut hingga dewasa dan lansia. Dampaknya adalah seperti penyakit kardiovaskular, diabetes melitus, artritis dan penyakit degeneratif lainnya. Pola makan tinggi kalori dan rendah serat, dapat memicu terjadinya kejadian overweight. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan asupan serat dengan kejadian overweight pada remaja. Metode Penelitian: Menggunakan desain cross sectional, dengan pendekatan observasional analitik, Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling hingga didapat sampel sebanyak 25 remaja yang mengalami overweight. Analisis uji spearman correlation digunakan untuk mengetahui hubungan asupan serat dengan kejadian overweight pada remaja kelas VIII di SMP Negeri 4 Kota Bengkulu. Hasil: Asupan serat remaja kategori kurang, dengan rata-rata 5,11 gram nilai minimum 2,23 gram dan maximum 8,03 gram. Tidak ada hubungan antara asupan serat dengan kejadian overweight pada remaja kelas VIII di SMP Negeri 4 Kota Bengkulu. Saran: Diharapkan kepada remaja untuk menambah kepedulian terhadap makanan dengan asupan serat yang tinggi serta lebih peduli terhadap dampak dari kurangnya asupan serat, menjaga berat badan dan memilih makanan yang baik sesuai kebutuhan. 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Bengkulu