Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
KURNIANTO, OKTRIMA
Darwis, Darwis
Yosephin, Betty
Kamsiah, Kamsiah
Jumiyati, Jumiyati
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2022-10-25 02:47:32
Abstract :
Perubahan pola hidup manusia menyebabkan berbagai penyakit, seperti penyakit
infeksi dan rawan gizi ke penyakit degeneratif, diantaranya adalah penyakit diabetes
melitus (DM). Salah satu faktor resiko utama penyakit kardiovaskuler ditandai
dengan adanya peningkatan kadar gula darah. Berbagai penelitian menunjukkan
bahwa prevalensi DM di seluruh dunia telah meningkat, pengukuran indeks massa
tubuh (IMT) dan rasio lingkar pinggang panggul (RLPP) merupakan pengukuran
antropometri tubuh untuk memprediksi obesitas yang merupakan faktor resiko
penyakit DM.
Penelitian ini dilakukan di ruang Poli Penyakit Dalam Rawat Jalan RSUD DR.
M.Yunus Bengkulu desain yang digunakan adalah Deskriptif Analitik dengan
pendekatan Cross Sectional. Pengambilan sampel dengan cara Accidental sampling
dengan sampel berjumlah 61 orang. Data IMT dan RLPP diperoleh dengan cara
pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar pinggang dan lingkar panggul
sedangkan untuk data kadar gula darah sewaktu (GDS) diperoleh dari data rekam
medik pasien.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara IMT (pvalue=
0.920), RLPP (p-value=0.565) dengan kadar gula darah pada pasien rawat
jalan di Poli Penyakit Dalam DR. M.Yunus Bengkulu Tahun 2016. Sebaiknya kepada
Poli Penyakit Dalam RSUD Dr. M.Yunus Bengkulu dapat bekerjasama dengan ahli
gizi dalam bentuk konsultasi dan penyuluhan saat pasien DM melakukan
pemeriksaan setiap bulannya.