DETAIL DOCUMENT
Efektifitas Cangkang Kelapa Sawit sebagai Karbon Aktif dalam Penurunan Tingkat Kekeruhan, Fe dan Mn Air Bersih di Rawa Makmur Kota bengkulu
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
RUDI SANTOSO, MUHAMMAD
Jubaidi, Jubaidi
Riyadi, Agung
Widada, Agus
Elanda, Elanda
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2022-10-26 02:39:04 
Abstract :
Cangkang kelapa sawit merupakan salah satu jenis limbah padat hasil samping dari industri pengolahan kelapa sawit. Cangkang kelapa sawit mengandung lignin (29,4%),hemiselulosa (27,7%), selulosa (26,6%), air (8,0%), komponen ekstraktif (4,2%), abu (0,6%). Oleh karena itu, Salah satu manfaat cangkang kelapa sawit yaitu bisa dimanfaatkan dalam pembuatan karbon aktif. Karbon aktif adalah senyawa karbon yang telah ditingkatkan daya absorpsinya dengan melakukan proses karbonisasi dan aktivasi yang sangat berguna untuk proses penjernihan material cair, baik material organik maupun anorganik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas cangkang kelapa sawit sebagai karbon akif dalam perbaikan kualitas air sumur gali di Rawa Makmur Kota Bengkulu dengan variasi ketebalan karbon aktif 50 cm, 70 cm dan 90 cm. Jenis penelitian ini adalah eksperimen murni (True Experimental) dengan desain eksperimen atau disebut juga Pre-test-Posttest Control group Design. Sampel dalam penelitian ini adalah air sumur gali (SGL) salah satu rumah warga di Kelurahan Rawa Makmur Kota Bengkulu. Data yang diperoleh dilakukan pengukuran dan pemeriksaan di Workshop Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Bengkulu kemudian dilanjutkan pemeriksaan di UPTB Laboratorium BLH Kota Bengkulu dan diolah menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada penurunan yang signifikan terjadi pada karbon aktif cangkang kelapa sawit ketebalan 90 cm dengan presentase terendah 69.17% dan tertinggi sebesar 98.86 % dan paling efektif menurunkan tingkat kekeruhan, penurunan kadar Fe dan Mn pada air sumur gali di Kelurahan Rawa Makmur Kota Bengkulu. Disarankan, dalam meningkatkan kualitas hasil pengolahan air bersih dapat menggunakan karbon aktif dari cangkang kelapa sawit untuk penurunan tingkat kekeruhan, penurunan kadar Fe dan Mn untuk keperluan sehari-hari yang mampu memenuhi standar PERMENKES No. 416 Tahun 1990. 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Bengkulu