DETAIL DOCUMENT
Uji Daya Hambat Ekstrak Daun Sungkai (Peronema Canescens Jack) terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
PINASTI, RYANG
Halimatussa'diah, Halimatussa'diah
Febriyanto, Tedy
Baruara, Guntur
Welkriana, Putri Widelia
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2024-12-09 08:38:57 
Abstract :
Latar belakang: Staphylococcus aureus adalah bakteri patogen yang biasanya menginfeksi manusia. Infeksi bakteri pada kulit dan jaringan lunak akibat dari ketidakseimbangan antara kemampuan mikroorganisme patogen dan mekanisme pertahanan tubuh manusia. Daun muda tanaman sungkai, secara tradisional sering digunakan sebagai obat pilek, obat cacingan (ringworms), pencegah sakit gigi, dan sebagai penurun panas. Suku Lembak Bengkulu biasanya menggunakan daun muda sungkai untuk penurun panas, malaria, dan menjaga Kesehatan. Dari penelitian sebelumnya telah membuktikan bahwa Kandungan senyawa aktif yang dimiliki oleh daun sungkai seperti flavonoid, saponin dan tanin. Kandungan-kandungan tersebut memiliki aktivitas yang dapat digunakan sebagai antibakteri. Tujuan: Untuk mengetahui uji daya hambat ekstrak daun sungkai (Peronema canescens Jack) terhadap bakteri Staphycoccus aureus. Metode: Penelitian ini menggunakan Quasy Eksperiment dengan 5 perlakuan. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali dengan variasi kosentrasi 15%, 20% dan 25% serta kontrol positif menggunakan antibiotik ciprofloxacin serta aquades sebagai kontrol negatif. Analisa data penelitian dilakukan secara deskriptif . Hasil:. Pada konsentrasi 25% sebesar 8,6 mm, konsentrasi 20% sebesar 3,4 mm, 15% sebesar 0,32 mm, kontrol positif 23,8 mm dan kontrol negatif sebesar 0,0 mm. Dapat diketahui bahwa ekstrak daun sungkai (Peronema canescens Jack) dapat menghambat bakteri Staphylococcus aureus dengan kategori tertinggi pada konsentrasi 25%. Kesimpulan: Pada penelitian uji daya hambat ekstrak daun sungkai (Peronema canescens Jack) terhadap bakteri Staphylococcus aureus menghasilkan daya hambat terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Untuk peneliti selanjutnya dapat lebih lanjut untuk mengetahui senyawa spesifik yang berkhasiat sebagai antibakteri pada daun sungkai. 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Bengkulu