DETAIL DOCUMENT
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Preeklamsia di RSUD DR M.Yunus Bengkulu Tahun 2017
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
Dewi, Debi Sintia
Yaniarti, Sri
Marsofely, Reka Lagora
Destariyani, Elvi
Lubis, Yuliana
Subject
RG Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2021-06-08 06:19:25 
Abstract :
Survei Demografi Kesehatan Indonesia tahun 2012 menyebutkan bahwa angka kematian ibu di indonesia tercatat sebesar 359/ 100.000 kelahiran hidup. Penyebab kematian ibu terdiri dari terdiri dari perdarahan 30,3%, hipertensi dalam kehamilan (HDK) 27,1%, infeksi 7,3%. Kejadian Preeklampsia di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu mengalami peningkatan sebesar 0,94%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Preeklampsia di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu tahun 2017 Penelitian ini adalah penelitian case control dengan pendeketan retrospektif. Sampel dalam penelitian berjumlah 180 orang yang dibagi kedalam kedua kelompok 95 kasus dan 95 kontrol. Uji statistik menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan usia ibu dengan kejadian preeklampsi (p-value= 0,02; OR=2,025), ada hubungan paritas dengan kejadian preeklampsi (p-value= 0,024; OR=2,090), tidak ada hubungan pendidikan dengan kejadian preeklampsi (p-value= 0,383; OR=1,289), tidak ada hubungan gameli dengan kejadian preeklampsi (p-value= 0,306; OR= 0,484) dan ada hubungan usia kehamilan dengan kejadian preeklampsi (p-value= 0,033; OR=2,032). Diharapkan pihak rumah sakit dapat meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dan kualitas pelayanan kebidanan dalam menolong persalinan khususnya pada ibu dengan usia saat hamil, paritas, pendidikan, gameli, usia kehamilan yang berisiko tinggi preeklampsi hendaknya harus dilakukan pemantauan secara ketat kadar protein dan tekanan darah sehingga tidak terjadi komplikasi. 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Bengkulu