Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
Atika, Asmi
Burhan, Rialike
Andriani, Lusi
Mizawati, Afrina
Sumiati, Sri
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2021-06-08 01:18:13
Abstract :
Kanker payudara merupakan penyakit kanker yang umum pada wanita dan menjadi masalah di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia.Motivasi dalam pelaksanaan SADARI berperan penting dalam pelaksanaan pemeriksaan payudara sendiri untuk mendeteksi kelainan pada payudara agar dapat ditemukan sedini mungkin.
Jenis penelitian ini Deskriptif Kuantitatif dengan desain Cross Sectional yang bertujuan menggambarkan dan melihat perbedaan motivasi instrinsik dan ekstrinsik dalam pelaksanaan SADARI.Jumlah populasi sebanyak 205 orang dengan sampel 96 orang diambil dengan menggunakan tehnik Proportional Random Sampling. Metode analisis menggunakan analisa univariat dan uji statistik Mann Whitney.
Hasil penelitian menunjukkan analisa univariat tentang motivasi mahasiswi DIII kebidanan dalam pelaksanaan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) masih rendah (55,2%) responden memiliki motivasi yang rendah. Hasil analisa bivariat diperoleh bahwa p-Value= 0,008 (0,05), artinya ada perbedaan yang signifikan motivasi instrinsik dan ekstrinsik dalam pelaksanaan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada mahasiswi DIII kebidanan kota Bengkulu tahun 2018.
Diharapkan bagi mahasiswi kebidanan yang nantinya akan menjadi calon tenaga kesehatan agar dapat melaksanakan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) secara rutin dan benar dengan kesadaran sendiri dan mampu mengajak serta memotivasi orang lain untuk dapat melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) sebagai upaya deteksi dini pencegahan kanker payudara.