Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
Fitri, Fitri
Mulyadi, Mulyadi
Buana, Chandra
Hermawan, Dodi
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2024-05-14 03:06:11
Abstract :
ABSTRAK
Latar Belakang: Pasien dengan Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang menular yang disebabkan oleh virus dengue lalu ditularkan melalui nyamuk aedes aegypti, yang sering ditandai dengan demam. Salah satu penatalaksanaan hipertermi yaitu dengan Tindakan non farmakologis dengan
tindakan water tepid sponge. Perpindahan panas pada WTS melalui dua proses yaitu konduksi dan evaporasi, dimana proses konduksi ini dilakukan dengan menggunakan washlap dan proses evaporasinya dari seka pada tubuh saat dilakukan
pengusan sehaingga terjadi proses penguapanp anas menjadi keringat
Tujuan: Untuk mengetahui asuhan keperawatan pada klien dengan DBD meliputi pengkajian, intervensi, implementasi dan evaluasi keperawatan.
Metode:Penelitian ini menggunakan metode deskritptif dengan pendekatan studi kasuus selama dilakukan tindakan water tepid sponge. Hasil: Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3x24 jam didapatkan hasil terjadi penurunan suhu tubuh pada hari ke-1 sampai hari ke-3 dengan penurunan suhu tubuh yaitu 1-7. hasil Hipertermi membaik, suhu tubuh membaik, perasaan menggigil membaik, kulit terasa hangat
membaik, terbukti bahwa tindakan water tepid sponge mampu mengatasi masalah hipertermi.
Kesimpulan: Tindakan water tepid sponge efektif digunakan dalam mengurangi hipertermi pada klien dengan masalah DBD. Saran: Diharapkan pada klien dan keluarga dapat melakukan Tindakan WTS ini dirumah pada anak yang mengalami demam. Pada pihak rumah sakit diharapkan dapat menggunakan
alternatif Tindakan WTS ini pada anak yang mengalami demam, khususnya pada DBD di rumah sakit.
Kata Kunci: DBD, Hipertermi, Water Tepid Sponge