Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
Pranata, Jelis
Utario, Yossy
Sutriyanti, Yanti
Oktavivianti, Lora
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2024-05-14 03:08:02
Abstract :
ABSTRAK
Latar belakang : Berat badan lahir (BBLR) saat lahir adalah salah satu penentu bagaimana merencanakan dan melaksanakan program kesehatan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian neonatal. Bayi BBLR empat belas kali lebih mungkin meninggal pada bulan pertama kehidupan dibandingkan bayi dengan berat lahir normal. Bagi bayi yang lahir prematur biasanya reflek hisap lemah karena itu di lakukan Tindakan keperawatan oral motor exercise . Tujuan Tujuan pembuatan KTI untuk meningkatkan reflek hisap bayi supaya kebutuhan nutrisi tercukupi sehingga mengurangi waktu perawatan di ruang bayi. Metode yaitu dengan Teknik oral motor exercise terhadap peningkatan reflek hisap pada Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Hasil setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 6x24 jam didapatkan hasil pola napas membaik, termogulasi membaik, risiko infeksi menurun, risiko deficit nutrisi membaik, ikterus neonatus menurun. Kesimpulan masalah pada pasien telah teratasi semua pada diagnosa risiko defisit nutrisi dilakukan terapi teknik oral motor exercise untuk meningkatkan reflek hisap pada bayi.
Kata Kunci: Oral Motor Exercise, BBLR, ReflekHisap