Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
PUSPAWATI, REFANI
Khoirini, Fatimah
Yanti, Winike Nopri
Buana, Chandra
Subject
RT Nursing
Datestamp
2024-07-10 01:54:42
Abstract :
Soft Tissue Tumor (STT) adalah benjolan atau pembengkakan abnormal
dalam tubuh, yang disebabkan oleh pertumbuhan sel baru terjadi di berbagai
bagian tubuh, tumor dapat di bedakan atas golongan neoplasma dan
nonneoplasma. Jumlah kasus tumor jinak seperti lipoma sebesar 42,5%, tumor
fibrohistiocytic dan fibrous sebesar 42,5%, 10% tumor yang menyerang vaskular
dan 5% tumor pada selubung saraf. Tumor jaringan lunak bening 99% berada
pada tubuh bagian superfisial dan 95% tumor yang memiliki lebar kurang dari 5
cm. Keluhan pada pasien Soft Tissue Tumor (STT) berupa benjolan atau
pembengkakan dengan karakteristik benjolan yang terasa nyeri dan jika digerakan
benjolan akan mengikuti arah gerakan.
Tujuan penulisan KTI ini untuk mengetahui keektifan perawatan luka
dengan menggunakan NaCl 0,9% ,terhadap resiko infeksi pada klien yang
mengalami post oprasi Soft Tissue Tumor(STT).
Hasil penelitian yang didapatkan dari pengkajian klien mengalami keluhan
nyeri pada luka post oprasi,luka terdapat dibagian punggung kiri atas klien dengan
ukuran panjang luka 10 cm dan 7 jahitan luar. Berdasarkan data tersebut diangkat
diagnose resiko infeksi.Rencana keperawatan yaitu perawatan luka dan
implementasi pada klien dilaksanakan berdasarkan dari intervensi selama 2 hari.
Evaluasi akhir teratasi dengan perawatan luka mengguankan Nacl 0,9% dengan
kondisi luka tampa kemerahan,tidak ada cairan yang keluar dan luka sudah kering.
Kata Kunci : Asuhan Keperawatan Soft Tissue Tumor (STT), Resiko Infeksi,
Perawatan Luka Dengan Menggunakan Nacl 0,9%.