Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
AMEY, CINDY
Sutriyanti, Yanti
Haryani, Sri
Mulyati, Lely
Subject
RT Nursing
Datestamp
2024-12-10 03:27:40
Abstract :
Latar Belakang : Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140
mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan
selang waktu lima menit dalam keadaan istirahat atau relaksasi yang cukup, namun
demikian, penyakit ini merupakan salah satu dari dua faktor risiko utama independen di
dunia untuk penyakit kardiovaskular dan menjadi faktor utama di Indonesia sebagai
penyebab terjadinya kerusakan organ jantung, pembuluh darah, ginjal, paru?paru, sel?sel
saraf motorik dan sensoris, bahkan mental manusia. Tujuan : Mengetahui gambaran
tentang Asuhan Keperawatan Keluarga Hipertensi dengan Implementasi Komplementer
Bekam yang mengalami ketidak efektifan koping keluarga. Metode : Metode yang
digunakan menggunakan studi kasus, Studi kasus yang akan dilaksanakan menggunakan
asuhan keperawatan secara umum yang akan menggambarkan tentang asuhan keperawatan
hipertensi dengan Bekam pada pasien hipertensi di Puskesmas Kabupaten Rejang Lebong.
Hasil : Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2 kali bekam basah yaitu pada hari
pertama dan 2 minggu setelahnya maka di dapat tekanan darah menurun, sakit kepala
menurun, berat di bagian tengkuk menurun. Kesimpulan : Bekam basah dapat
menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Curup kabupaten Rejang
Lebong.
Kata Kunci : Hipertensi, Bekam Basah.