Institusion
Poltekkes Kemenkes Bengkulu
Author
AMELIA, ANIZA
Almaini, Almaini
Bakara, Derison Marsinova
Mulyati, Lely
Subject
RT Nursing
Datestamp
2024-12-10 03:25:42
Abstract :
Latar Belakang : Stroke Non-Hemoragik merupakan penyakit sistem saraf pusat
yang disebabkan oleh karena adanya penebalan thrombosis. Penebalan tersebut
menyumbat pembuluh darah, mengganggu sistem saraf, dan mengurangi suplai
oksigen ke otak yang dapat menyebabkan iskemia otak. Salah satu implementasi
yang digunakan untuk mengatasi pasien stroke non-hemoragik yaitu latihan
range of motion (ROM) untuk meningkatkan kekuatan otot pasien. Tujuan :
Mengetahui gambaran asuhan keperawatan pada pasien stroke non-hemoragik
dengan implementasi range of motion exercise (ROM) untuk meningkatkan
kekuatan otot pada pasien SNH. Metode : Metode yang digunakan menggunakan
studi kasus. Studi kasus yang akan dilakukan menggunakan pendekatan asuhan
keperawatan yang secara umum akan menggambarkan asuhan keperawatan pada
pasien Stroke Non Hemoragik dengan masalah Gangguan Mobilitas Fisik di
RSUD Kabupaten Rejang Lebong. Hasil : Setelah dilakukan tindakan
keperawatan selama 3x24 jam didapatkan hasil pergerakkan ekstremitas
meningkat, kekuatan otot meningkat, nyeri menurun, kecemasan menurun,
gerakan terbatas menurun. Kesimpulan : Latihan range of motion (ROM) dapat
meningkatkan kekuatan otot pada pasien Stroke Non-Hemoragik di RSUD
Kabupaten Rejang Lebong.
Kata Kunci : SNH, Meningkatkan Kekuatan Otot, Range of Motion (ROM)